PENTINGNYA PEMANFAATAN KONFERENSI VIDEO (VICON) DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH

 

Saat ini hampir semua negara mengalami masa pandemi COVID 19, tak terkecuali di Indonesia Sebagai akibatnya hampir semua kegiatan dilakukan secara daring atau jarak jauh dengan konferensi video untuk pembatasan kontak fisik dan penyebaran virus tersebut. Demikian juga kegiatan pembelajaran dan kegiatan pelatihan-pelatihan.  Pembelajaran jarak jauh menitikberatkan pada kemandirian belajar siswa (self reliant learning). Dengan memanfaatkan konferensi video pembelajaran tatap maya (tatap muka secara virtual) dapat dilakukan dan umpan baliknya juga dapat dilaksanakan secara langsung pada saat konferensi video tersebut.

Apakah konferensi video itu? Konferensi video padanan dari video conference atau lebih terkenal dengan istilah vicon. Konferensi video merupakan komunikasi dan interaksi dalam bentuk suara (audio) maupun gambar (video) secara real time berbasis IP atau internet. Video konferensi merupakan salah satu bentuk telekonferensi. Telekonferensi adalah pertemuan yang dilakukan secara jarak jauh lewat internet menggunakan suara bahkan dengan menggunakan video yang dilakukan lebih dari satu orang (Conference). (Ismail dkk, 2016). Macam-macam  telekonferensi yaitu: konferensi web, konferensi audio, konferensi video dan seminar web (webinar). Teknologi utama yang digunakan yaitu kompresi digital dari suara serta video stream yang real time.

Berdasarkan interaksi antar pemakainya, konferensi video ada 3 jenis yaitu:

1.    Kolaboratif seketika dan interaktif (real time)

2.    Aktif partisipatif

3.    Pasif partisipatif

Ketiga jenis interaksi terebut dapat diatur sesuai dengan kebutuhan konferensi video. Konferensi video merupakan salah satu bentuk E-pembelajaran sinkronous karena pembelajaran berlangsung tatap maya. Pada e-pembelajaran ini guru harus proaktif dan kreatif agar pembelajaran tatap maya sama efektifnya dengan pembelajaran tatap muka. Pada pembelajaran dari rumah, guru tidak hanya memberikan soal atau tugas lewat media sosial tetapi guru juga menjelaskan materi  yaitu dengan konferensi video ini.

Manfaat konferensi video yaitu:

1.    Meningkatkan komunikasi, kolaborasi dan aliran informasi

2.    Komunikasi menjadi lebih baik dan efektif karena informasi dapat lebih cepat dibagikan

3.    Proses komunikasi menjadi efisien dalam hal waktu, biaya dan jarak

4.    Dapat menggunakan perangkat lainnya untuk kolaborasi konferensi video

Manfaat konfernesi video untuk pembelajaran dapat dilaksanakan secara optimal jika didukung oleh sarana dan kompetensi pengguna yang memadai, adanya dukungan dari manajemen dan sebagainya.

Konferensi video melibatkan teknologi web antara lain: chatting, slide peresentasi, audio, video streaming, whiteboard dan recording. Kelebihan konferensi video sebagai media teknologi yaitu:

1.    Bersifat interaktif

2.    Pesan disampaikan secara cepat dan real time

3.    Materi dapat dikomunikasikan secara simultan kepada penggunanya

4.    Mengatasi kendala jarak dalam komunikasi

5.    Melibatkan sejumlah besar peserta dalam aktivitas belajar.

Beberapa fungsi konferensi video yaitu untuk menyampaikan materi pelajaran, tutorial, pendampingan dan kolaborasi pembelajaran, asesmen dan penilaian serta untuk diskusi atau rapat dengan manajemen dan orang tua siswa. aplikasi konferensi video yang  dapat digunkan antara lain cisco webex, zoom clouding meeting, skype, google hangout meet, microsoft teams, discird, slack, freeconference, dll.

Sebelum menerapkan konferensi video untuk pembelajaran maka perlu dilakukan persiapan pembelajaran, merancang pembelajaran yang terintegrasi konferensi video, implementasi dan evaluasi. Dalam melaksanakan konferensi video antara guru dan siswa, ada etika dan aturan yang harus diperhatikan diantaranya:

1.    Mintalah pendampingan dari orang tua.

2.    Semua peserta harus berpakaian rapi dan sopan.

3.    Dalam menyampaikan pesan atau merespon, peserta konferensi video harus berbicara dengan kata-kata yang sopan dan bergantian saat harus berbicara di forum.

4.    Peserta didik harus meminta izin jika hendak meninggalkan forum untuk keperluan lain..

5.    Guru harus meminta izin dan persetujuan dari orang tua/ wali apabila hendak mengunggah pelaksanaan konferensi video di medsos


Komentar