M- Edukasi ini merupakan salah satu aplikasi layanan konten
digital milik Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan (BPMPK)
yang menyediakan media pembelajaran berupa bahan ajar mobile edukasi yang dapat
diunduh dan dapat diakses di OS Android pada diveice handphone atau tablet.
Pada era milenial ini, hampir semua siswa mempunyai Handphone
(HP). handphone ini
kebanyakan hanya dimanfaatkan untuk update status di medsos atau main game.
Hampir waktu luang mereka diisi dengan kegiatan tersebut, jarang dimanfaatkan
untuk pembelajaran. Kali ini saya akan sedikit sharing tentang M- Edukasi yang
dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk mengisi waktu luang mereka dengan belajar
bukan main game. M- edukasi ini merupakan salah satu fitur Rumah Belajar yang
dapat digunakan peserta didik untuk belajar mandiri. M- Edukasi ini hanya dapat
dimanfaatkan dengan menggunakan handphone saja bukan komputer.
Blog M- Edukasi ini terdapat menu home, konten mobile, konten
lengkap, lomba mobile Ki Hajar dan BPMPK. Konten lengkap terdiri dari fitur
laboratorium virtual, katalog media, edustore, komunitas, MPI ABK, E- komik,
Mobile Vokasi, Si- Cerdik, E- Budaya, Stok Media, Alat Abntu Pengajaran, Mobile
Edukasi, MPI Online dan MPI Offline. Menu Lomba Mobile Ki hajar terdapat menu konten hasil
lomba dan web lomba ponsel. Di web M- Edukasi ini juga terdapat menu BPMPK yang
berisi profil, sejarah, visi misi dan Tusi, struktur organisasi serta dokumen
kinerja.
Bagaimana cara pemanfaatan M – Edukasi?
Cara
pemanfaatan M- edukasi ada dua cara yaitu:
1.
Dowload
di website https://m-edukasi.kemdikbud.go.id/medukasi/
2. Dowload
konten langsung dari handphone di
alamat wap.m-edukasi.net. Konten yang disediakan wapsite. Setelah file konten
di dowload kemudian cari posisi direktori downloadnya dan jalankan.
Cara
Pendistribusian M-Edukasi adalah sebagai berikut:
1. Handphone langsung mengambil konten dari
internet (https://m-edukasi.kemdikbud.go.id/medukasi/) dan dapat didistribusikan
menggunakan infrared atau bluthoot
2. Komputer
mendowload dari https://m-edukasi.kemdikbud.go.id/medukasi/ kemudian dikopikan ke beberapa handphone kemudian dapat didistribusikan menggunkan
infrared atau bluethoot.
3. Konten
yang telah didowload di dalam komputer, dapat dikopi ke flashdisk kemudian
dapat dikopikan ke sesama komputer hingga komputer dapat melakukan distribusi
selanjutnya dengan menggunakan langkah ke-2.
Spesifikasi handphone yang dapat digunakan untuk dowload aplikasi M-edukasi adalah handphone yang support dengan flash lite yang
merupakan fasilitas stndart dari semua handphone. Pusdatin menyediakan fitur
ini, harapannya sejalan dengan perkembangan handphone. Awalnya kita menggunakan
karena butuh saja tetapi lama-kelamaan akan kecanduan. Jika handphone kita
tertinggal saja kita sudah kebingungan. Harapan Pusdatin juga demikian. Awalnya
siswa memanfaatkan M- Edukasi ini hanya karena butuh saja, suatu saat ketika
kontennya sudah lengkap maka siswa akan kebingungan jika tidak memanfaatkan M-
Edukasi. Sesuai dengan motto dari Ali bin Abi Tholib “Didiklah anakmu sesuai
zamannya, karena mereka tidak hidup pada zamanmu”. Kita sebagai guru harus
kreatif, inovatif dan selalu mengikuti perkembangan teknologi sesuai zamannya
pesrta didik kita.
Demikian sedikit sharing tentang M- Edukasi. Semoga
bermanfaat bagi guru dan peserta didik. Kita siapkan generasi penerus bangsa
dengan inovasi pembelajaran yang sesuai era revolusi 4.0 yaitu dengan Rumah
Belajar. Belajar dimana saja, kapan saja dengan siapa saja. Merdeka belajarnya,
Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia.
Daftar
Pustaka:
Setyawan. T, https://m-edukasi.kemdikbud.go.id/medukasi/?m1=artikel&kd=4, diakses pada tanggal 18 Oktober 2020 pukul 20.45.
Kemdikbud,https://kelasmayajejakbali.files.wordpress.com/2020/05/modul-07-pemanfaatan_media_tve_dalam_pembelajaran.pdf. Diakses tanggal 18 Oktober 2020 pukul 20.30.
#Pusdatinkemdikbud
#PembaTIK2020
#DutaRumahBelajar2020
#BerbagiTIK

Komentar
Posting Komentar